Berdasarkan Undang-Undang SISDIKNAS pd Pasal 5 ayat (5) bahwa "Setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat.". Padahal diantara warga negara ada sebagian masyarakat yang waktu luangnya terbatas (terlebih karyawan / person yang bekerja). Juga terdapat sebagian warga negara Indonesia yang memiliki kekuatan finansial/penghasilan terbatas.
Tujuan menyelenggarakan Perkuliahan Karyawan ini
Untuk menunaikan amanat Undang2 Dasar 45 pd Pasal 31 tsb Perguruan Tinggi Swasta tersebut menyelenggarakan Perkuliahan Karyawan (Hybrid) ini sekaligus melaksanakan KOMITMEN SOSIAL. Yaitu dengan memberi kesempatan seluruh lulusan SMA/SMK/MA, D1, D2, D3, Sarjana atau setaraf, dsb-nya, baik yang waktu luangnya terbatas dan juga memiliki kekuatan finansial/penghasilan terbatas, untuk melanjutkan pendidikan (atau pindah jurusan) ke program S1 (Sarjana) atau Diploma Tiga / D3 atau S-2 (Pascasarjana/Magister) pada jurusan yang diminati, secara layak dan berkualitas sebagaimana keunggulan masing-masing Perguruan Tinggi Swasta tersebut. Juga Uang kuliahnya (silakan klik) dibuat agar terjangkau calon mhs, dikarenakan selain diberi kemudahan subsidi silang, demikian juga diterapkan bantuan fasilitas kredit uang studi tanpa adanya bunga dan tanpa agunan, agar dapat dicicil bulanan sesuai kekuatan finansial/penghasilan calon mahasiswa.
Sistem pendidikan tinggi Perkuliahan Karyawan sangat layak bagi karyawan yang sibuk dengan pekerjaannya dan juga bagi yang bukan karyawan, karena sistem pendidikan tingginya diselenggarakan dgn terampil serta profesional. Selain kuliah langsung berhadapan dengan dosen (guru besar) di ruang kelas, sistem pendidikannya juga diselenggarakan dgn menggunakan beragam metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, dan diakhiri dengan bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yang terarah, terprogram serta terjadwal sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan tinggi sesuai masa studinya.
Lulusan Perkuliahan Karyawan keahlian penguasaan teori yang kuat sekaligus pengaplikasiannya, serta keahlian profesional serta cara pandang yang lengkap; mempertinggi sikap mental profesional serta mahir yang berorientasi pada penuntasan solusi problematik mengacu alur berpikir-sistem; mampu mempertinggi kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; mempunyai keahlian melakukan beraneka ragam penelitian dasar dan juga terapan.
Lulusan Perkuliahan Karyawan disiapkan menjadi Sarjana (Srata Satu / S1), Ahli Madya (Diploma Tiga / D3) dan Magister/Master (Srata Dua / S2) sebagaimana dengan jurusannya, yang dapat mempertinggi kualitas dirinya dgn berbekal ilmu, teknologi, serta seni, sehingga mampu memutuskan penuntasan problematik sekaligus meninggikan pengetahuannya.
Lulusan Program S1, D3 dan S2 Perkuliahan Karyawan (Hybrid) juga mampu aktif berperan-serta pada kelompok kerja; mampu berkomunikasi dgn para pakar pada kelompok ilmu yang berbeda serta menggunakan bantuan mereka; mampu menggunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit kewiraswastaan sesuai bidang keahliannya, mampu mengikuti perkembangan baru pada bidang keahliannya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti jurusan di tingkat lebih lanjut.
Kompetensi lulusannya dalam hal menangani tiap problematik, mampu mengungkap struktur serta inti masalah serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penuntasannya; mengetahui dan bisa menggunakan kegunaan teknologi informasi; dapat menggunakan ilmu; cakap serta terampil sesuai bidang keahliannya; bisa menuntaskan problematik secara logika, menggunakan data/informasi yang diperoleh; dapat mempergunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri di dlm karir dan berupaya.
Kompetensi dasar lulusan Program S1, D3 dan S2 Perkuliahan Karyawan (Hybrid) ialah mempunyai kualitas serta integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis dan juga moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan senantiasa maju dan berkembang; mampu menelusuri serta mengambil informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat senantiasa belajar.
Selain berbekal ilmu pengetahuan, etika akademik serta profesi, keahlian dan kepiawaian untuk mengelola tim/organisasi secara lengkap pada bidang yang sesuai bidang keahliannya; keahlian bekerjasama di dlm tim, keahlian memahami pengetahuan terhadap etika, keahlian memahami ilmu sesuai bidang keahliannya, sekaligus berbekal keahlian untuk menggunakan teknologi informasi serta komunikasi untuk kebutuhannya.